*Citra Profesional Diri*
Citra diri merupakan salah satu unsur penting untuk menunjukan siapa diri kita sebenarnya. Ia juga merupakan konsep diri tentang individu.
Citra diri seseorang terbentuk dari perjalanan pengalaman masa lalu, keberhasilan dan kegagalan, pengetahuan yang dimilikinya, dan bagaimana orang lain telah menilainya secara obyektif. Kita sering melihat diri kita seperti orang lain melihat kita.
riset menunjukan bahwa kepribadian kita merupakan manifestasi sisi luar dari citra diri kita.
Citra diri sangat dipengaruhi oleh performa kita sendiri. Sementara citra diri memengaruhi perilaku dan perilaku memengaruhi performa. Citra diri dapat membatasi prestasi kita; apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan. Dengan kata lain kita dibatasi hanya oleh keterbatasan citra diri.
Citra diri seseorang dibentuk oleh pola asuh orang tua serta lingkungan tempatnya dibesarkan, dan akan berkembang sejalan dengan proses pendewasaannya. Seorang anak yang dibesarkan dengan penuh cinta dari orang tuanya akan mampu mengembangkan diri secara maksimal sehingga ia punya citra diri yang positif. Sebaliknya, seorang anak yang cerdas namun karena tidak mendapat perhatian atau reward positif dari oleh orang tua atau orang-orang penting di sekitarnya, bisa jadi memiliki citra diri yang negatif.
Citra diri seseorang dibentuk oleh pola asuh orang tua serta lingkungan tempatnya dibesarkan, dan akan berkembang sejalan dengan proses pendewasaannya. Seorang anak yang dibesarkan dengan penuh cinta dari orang tuanya akan mampu mengembangkan diri secara maksimal sehingga ia punya citra diri yang positif. Sebaliknya, seorang anak yang cerdas namun karena tidak mendapat perhatian atau reward positif dari oleh orang tua atau orang-orang penting di sekitarnya, bisa jadi memiliki citra diri yang negatif.
Citra diri ini pula yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang memandang, bersikap, atau bertindak kepada orang lain. Atau sebaliknya, membentuk penilaian orang lain terhadap dirinya. Seorang ilmuwan seperti Einstein awalnya sempat diragukan kompetensinya karena penampilannya yang lusuh dan pribadinya yang ‘nyeleneh’. Baru setelah ia menunjukkan prestasi dengan menemukan teori gravitasi, orang pun mengakui dirinya sebagai orang jenius yang hebat.
Citra diri positif seseorang membuat dirinya berharga di mata orang lain. Contohnya antara lain :
• citra tentang kejujuran,
• ketegasan,
• wibawa, dan sikap tanpa kompromi dengan ketidakadilan.
Orang yang memiliki citra diri seperti itu relatif mudah untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Simpati orang lain selalu tertuju padanya. Akibat lanjutannya citra diri memacu antusias hidup yang bersangkutan.
Citra Profesional bukanlah cara untuk mengelabui orang agar mengganggap anda sebagai seseorang yang bukan diri Anda yang sebenarnya. Sesungguhnya, yang sebaliknyalah yang berlaku. Citra Profesional adalah cara yang berguna yang dapat membantu Anda mengekspresikan, secara jujur dan tulus, siapa diri Anda sebenarnya dan apa yang Anda dapat tawarkan. Tidak ada tipu muslihat sama sekali, tetapi ada beberapa teknik yang sangat efektif untuk membuat citra Anda bekerja untuk Anda.
Anda dan Citra Pribadi Profesional
Citra (Image) merupakan refleksi sejati siapa Anda sesungguhnya. Citra (Image) bukanlah tipu muslihat, permainan, akal – akalan, kebohongan, atau pengganti untuk pengetahuan atau kemampuan. Citra (Image) adalah alat komunikasi, bagian dari paket ketrampilan Anda, dan papan untuk mengiklankan siapa Anda, apa yang Anda kerjakan, dan seberapa baik Anda mengerjakannya.
Saat kita memproyeksi diri kita dari dalam sebagai suatu Citra (Image) yang kita proyeksikan dari dalam diri dapat terlihat melalui:
• Apa yang kita ucapkan,
• Apa yang kita lakukan,
• Penampilan diri kita, dan
• Nilai – nilai diri kita.
SUMBER>>
https://professionalimage.wordpress.com/tag/citra-diri/
https://www.nusabali.com/berita/3107/membangun-citra-diri-positif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar