Sabtu, 19 Desember 2020

 *Kebudayaan Khas Mojokerto*

 

    Mojokerto adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terkenal sebagai sebuah daerah peninggalan kerajaan Majapahit. Menjadi tempat peninggalan kerajaan terbesar, tentu Kabupaten Mojokerto memiliki banyak warisan budaya yang ditinggalkan. Mulai dari seni, makanan, hingga tempat wisata khas dapat menjadi daya tarik bagi pada warga Indonesia maupun manca negara.


1.    Seni Bantengan
Kesenian rakyat Mojokerto sangat khas dengan kesenian bantengan, kesenian ini berasal dari Kecamatan Pacet tepatnya di Desa Made. Seni bantengan bermula dari legenda yang mengatakan bahwa kawasan hutan Gunung Welirang dulunya memiliki banyak banteng, namun kini sleuruh banteng tersebut telah punah.  Sehingga kesenian ini dibuat sebagai bentuk mengenang satwa ini.
Atraksi seni bantengan dimainkan oleh dua orang, satu orang memainkan sebagai kepala dan satu orang lagi sebagai pinggul dan kaki belakang. Setiap gerakan yang dimainkan dalam bantengan ini, menggambarkan sikap banteng ketika berkelahi. Umumnya kesenian bantengan akan diiringi dengan musik terbang, dan jidor untuk melengkapi seluruh aksi.



2.    Pengantin Mojoputri

Kabupaten Mojokerto memiliki sebuah busana adat pengantin yang khas, bahkan Mojokerto pun terkenal dengan tata rias pengantinnya. Tata rias pengantin Mojoputri ini diangkat dari hasil penelitian sejarah, sedangkan untuk busananya merupakan hasil akulturasi budaya yang berkembang di wilayah ini sejak abad 13.
Upacara adat pengantin Mojoputri umumnya dinamakan dengan Temu Manten Mayang Kubro, diambill dari penggabungan nilai tradisi Jawa dengan nilai Islami. Kata Mayang diambil dari nama Raden Wijaya, yang menggunakan mahkota bernama Mayang Mekar. Kubro sendiri bermakna Agung, sehingga dapat dikaitkan dengan kegiatan ritual yang bernuansa Islam.


3.    Ujung
Kesenian Ujung merupakan bentuk visualisasi perjuangan Raden Wijaya, seorang pendiri Majapahit. Kesenian ini menunjukkan perjuangannya mengalahkan bala tentara Tartar, yang dalam atraksinya sendiri dua orang akan melakukan aksi saling cambuk dengan menggunakan rotan. Pertarungan akan dilakukan secara sportif dan dalam suasana yang bersahabat, meskipun rotan yang digunakan adalah rotan asli. Rotan ini sebagai simbol senjata yang digunakan Raden Wijaya dalam melawan Tartar.
Melihat sejarah yang ada di Mojokerto, tidak heran jika wilayah ini memiliki banyak kebudayaan seni peninggalan kerajaan Majapahit. Setiap keseniannya tentu memiliki nilai seni yang tinggi, dan memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Melihat banyaknya kesenian dan peninggalan kerajaan Majapahit di wilayah ini, semakin membuat Mojokerto patut dipilih menjadi destinasi wisata terbaik.


 
MAKANAN KHAS MOJOKERTO
Mojokerto adalah sebuah kabupaten di jawa timur yang merupakan bekas kerajaan majapahit. kerajaan majapahit yang merupakan kerajaan terbesar memiliki pusat di wilayah mojokerto. mojokerto sendiri terletak 50 km barat daya surabaya, Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Lamongan di utara, Kabupaten Gresik; Kabupaten Sidoarjo; dan Kabupaten Pasuruan di timur, Kabupaten Malang dan Kota Batu di selatan, serta Kabupaten Jombang di barat.Melihat sejarah yang ada pada kota ini yag merupakan bekas pusat kerajaan terbesar se indonesia, tak heran jika banyak warisan budaya yang ditinggalkan seperti kebudayaan seni,makanan khas dan tempat wisata yang khas. sebagaimana kita tahu bahkan indonesia 


Onde-onde
 
Onde onde merupakan makanan khas kabupaten mojokerto. keberadaan onde onde bahkan sudah ada sejak zaman kerajaan majapahit. saking populernya makanan ini, mojokerto mendapat julukan sebagai kota onde onde. onde onde bisa anda temui dengan mudah di berbagai daerah di mojokerto khususnya pasar tradisional dan pedagang kaki lima. makanan onde onde sendiri merupakan sejenis kue jajanan pasar yang bahkan sudah populer diseluruh penjuru tanah air. onde onde dibuat menggunakan bahan dasar tepung terigu atau tepung ketan yang selanjutnya digoreng atau direbus, setelah itu permukaan onde onde ditaburi dengan wijen. terapat berbagai macam varian rasa onde onde seperti onde onde isi coklat misalnya. namun yang paling terkenal dan umum dijumpai adalah onde onde isi kacang hijau yang merupakan khas mojokerto asli.



Krupuk rambak
 
krupuk rambak adalah jenis krupuk yang unik dan langka karena jika anda memakannya maka krupuk biasanya akan menyangkut ditenggorokan dan tentu anda harus sedia air putih untuk mendorongnya masuk ke perut anda. meski begitu krupuk ini sangat digemari dan sering menjadi oleh oleh khas bagi yang telah berkunjung di mojokerto. anda bisa menjumpai penjual kerupu rambak ini di daerah bangsal dan trowulan. di daerah tersebut para penjual krupuk rambak berjejer menyajikan aneka krupuk rambak lengkap dengan berbagai varian. krupuk rambak sendiri terbuat dari bahan dasar kulit sapi, namun terkadang dalam pembuatannya bahan yang digunakan bisa berbeda beda. bisa menggunakan udang, ikan ataupun ketela pohon sebagai pengganti kulit sapi. rasanya yang khas tentu membuat anda ketagihan ingin mencobanya kembali.



Krupuk upil
 

Krupuk upil ini merupakan krupuk yang proses penggorengannya dilakukan dengan menggunakan pasir panas. untuk memakan krupuk ini biasanya krupuk upil didampingi dengan sambal petis.



Sate keong mojokerto
 
Keong sendiri adalah satu jenis hewan bercangkang yang banyak hidup di persawahan. Untuk mengolah menjadi sate keong pertama kita mengeluarkan keong dari cangkangnya. Proses pengeluarkan keong dari cangkangnyapertama dengan merebusnya hingga mendidih. kemudian kita mencongkel keong dari cangkangnya. Jika keong sudah keluar dari cangkangnya baru kita dapat menusuknya dengan tusuk sate dan membakarnya diatas bara arang. Maka jadilah sate keong yang lezat jika diberi bumbu sebagaimana umumnya.



Sambel wader khas mojokerto
 
Wader ini merupakan ikan air tawar yang hidup di sungai. Untuk mengolah ikan ini menjadi makanan,yaitu ikan yang sudah di bersihkan dapat di padukan aneka bahan rempah-rempah bawang dan lain2, terkhir di goreng, makanan ini sangat gurih dan nikmat. untuk penyajian biasanya di sajikan dengan sambal dan nasi putih.

Itu semua adalah kebudayaan, makanan, dan ciri khas Mojokerto. Tak hanya itu Mojokerto juga memiliki berbagai tempat wisata yang tak kalah menarik dengan yang ada di daerah lain. Sekian dulu pembahasan tentang daerahku Mojokerto. Semoga info-info diatas bisa bermanfaat bagi kalian.



SUMBER >>> https://choirnisa89.wordpress.com/2015/10/08/7/
                         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar